Panduan OSN SD/MI 2026: Upaya Mencetak Generasi Sains Indonesia yang Berkarakter
Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD/MI kembali digelar dengan pedoman resmi tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan wahana pembinaan talenta sains sejak usia dini.
Melalui OSN, peserta didik tidak hanya diuji kemampuan akademiknya, tetapi juga dibina karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan integritas. Karena itulah kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat sangat penting untuk mendukung keberhasilan anak-anak dalam menjalani proses ini.
DOWNLOAD Panduan OSN SD/MI 2026 DISINI
Mengapa OSN Penting?
Dalam panduan OSN 2026 dijelaskan bahwa penguasaan Matematika, IPA, dan IPS menjadi dasar penting bagi kemajuan bangsa. Ilmu sains membantu anak:
- mengembangkan kemampuan memecahkan masalah,
- meningkatkan kreativitas,
- membangun daya nalar yang kuat,
- serta membentuk karakter pantang menyerah dan jujur.
OSN juga menjadi strategi pemerintah dalam menemukan dan membina talenta muda Indonesia untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Tujuan OSN 2026
- Tujuan Umum
OSN menjadi ruang kompetisi yang sehat bagi peserta didik SD/MI dalam bidang Matematika, IPA, dan IPS, dengan tetap menjunjung nilai karakter seperti integritas, religiositas, gotong royong, dan nasionalisme.
- Tujuan Khusus
Beberapa tujuan penting OSN bagi peserta didik dan ekosistem pendidikan antara lain:
- Mengembangkan potensi dan talenta sains sejak dini.
- Membentuk keterampilan pemecahan masalah secara kreatif dan sistematis.
- Membangun motivasi belajar dan berprestasi.
- Mendorong guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains.
- Memperkuat peran sekolah dan orang tua dalam pembinaan karakter dan kecakapan ilmiah.
DOWNLOAD Panduan OSN SD/MI 2026 DISINI
Siapa Saja yang Terlibat dalam OSN?
Penyelenggaraan OSN melibatkan berbagai pihak mulai tingkat pusat hingga sekolah. Struktur ini sangat penting untuk menjamin OSN berjalan jujur, objektif, dan berkualitas.
- Panitia Pusat
Bertanggung jawab atas perencanaan, pedoman teknis, standar penilaian, dan penjaminan mutu seluruh pelaksanaan OSN.
- Panitia Daerah
Berada di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, dengan tugas:
- Sosialisasi, pendaftaran, dan monitoring pelaksanaan OSN.
- Menetapkan pengawasan silang.
- Menyampaikan laporan pelaksanaan kepada panitia pusat.
- Satuan Pendidikan
Sekolah bertugas menyiapkan peserta, proktor, serta fasilitas ujian, termasuk sistem ANBK untuk pelaksanaan OSN tahap daring.
- Guru Pengawas
Guru yang berasal dari sekolah berbeda, bertugas menjaga objektivitas pelaksanaan ujian.
Kolaborasi yang baik dari semua pihak ini diharapkan mampu menciptakan ajang kompetisi yang adil, nyaman, dan bebas dari pelanggaran.
DOWNLOAD Panduan OSN SD/MI 2026 DISINI
Tahapan Pelaksanaan OSN
OSN 2026 dilaksanakan melalui beberapa tahap berjenjang:
- OSN-S (Tingkat Sekolah)
Seleksi awal yang dilakukan oleh satuan pendidikan. - OSN-K (Tingkat Kabupaten/Kota)
Menggunakan sistem ANBK untuk menjamin kualitas dan integritas pelaksanaan. - OSN-P (Tingkat Provinsi)
Seleksi lanjutan untuk menjaring peserta terbaik dari tiap provinsi. - OSN Nasional (Semifinal dan Final)
- Semifinal: dilakukan secara daring.
- Final: dilaksanakan secara luring di lokasi yang ditentukan panitia pusat.
Peserta yang lolos tahap nasional akan mendapatkan pembinaan, pengayaan kompetensi, dan diproyeksikan sebagai calon talenta sains masa depan.
Cabang Lomba OSN SD/MI 2026
Panduan menetapkan tiga bidang sains yang dilombakan:
- Matematika
- Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
- Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Ketiga cabang ini dipilih untuk mengukur penguasaan konsep dasar sains yang menjadi landasan pembelajaran pada jenjang lebih tinggi.
Nilai yang Ditekankan dalam OSN
Lebih dari sekadar kompetisi, OSN menekankan pembentukan karakter:
- Kejujuran dan integritas dalam mengerjakan ujian.
- Ketekunan dalam belajar dan berlatih.
- Sportivitas, menerima hasil dengan lapang dada.
- Rasa ingin tahu (curiosity), sebagai modal penting seorang ilmuwan.
Ini menjadi peluang bagi guru dan orang tua untuk memperkuat pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari anak.
Peran Guru, Orang Tua, dan Masyarakat
Kesuksesan peserta OSN sangat bergantung pada ekosistem pendukungnya. Berikut peran penting masing-masing pihak.
Peran Guru
- Membimbing siswa memahami konsep sains secara mendalam.
- Memberi latihan soal bertahap sesuai tingkat kemampuan anak.
- Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menantang.
- Mendorong kolaborasi antara siswa, bukan hanya kompetisi.
Peran Orang Tua
- Menyediakan dukungan moral dan mental.
- Mengatur waktu belajar dan istirahat anak.
- Tidak menekan secara berlebihan—prestasi adalah hasil proses, bukan tujuan akhir.
- Membantu anak menjaga kesehatan fisik dan emosional.
Peran Masyarakat
- Mengapresiasi pencapaian peserta didik.
- Berperan dalam menciptakan budaya literasi dan sains di lingkungan sekitar.
- Mendukung kegiatan pendidikan yang positif dan membangun.
Mengembangkan Talenta Sejak Dini untuk Masa Depan Bangsa
Panduan OSN SD/MI Tahun 2026 menegaskan bahwa pembinaan talenta sains bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui OSN, peserta didik diarahkan untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, serta berkarakter kuat—kompetensi yang sangat dibutuhkan dalam era teknologi dan globalisasi.
Dengan dukungan dari guru, orang tua, dan masyarakat, OSN tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi laboratorium pembentukan generasi muda Indonesia yang unggul dan siap bersaing di masa depan.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Panduan OSN 2026 jenjang SMA-SMK-MA-MAK Sederajat
Olimpiade Sains Nasional (OSN) kembali hadir pada tahun 2026 sebagai salah satu ajang talenta terbesar di Indonesia untuk peserta didik tingkat SMA/MA/SMK/MAK. Kompetisi ini tidak hanya
Panduan OSN 2026 untuk SMP-MTs-Sederajat
Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP/MTs kembali digelar pada tahun 2026 oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Sebagai ajang kompetisi akademik terbesar bagi siswa tingkat SM
Permendikdasmen Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2026 mengatur secara menyeluruh tata kelola Naskah Dinas di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Peraturan
Rekomendasi Buku Persiapan Hadapi Tes Kemampuan Akademik TKA SD-MI 2026? Ini Buku Andalannya!
Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD/MI 2026 sudah di depan mata. Pelaksanaannya dijadwalkan 20–30 April 2026, dan tentu persiapan nggak bisa dadakan. Nah, kalau kamu orang tua,
Kisi-Kisi - Muatan dan Kompetensi Yang Diujikan Dalam TKA Jenjang SD-MI-Sederajat
Muatan dan Kompetensi Yang Diujikan Dalam TKA Jenjang SD-MI-Sederajat Bahasa Indonesia SD/MI/sederajat TKA Bahasa Indonesia SD/MI/sederajat difokuskan pada salah satu keterampila
Modul Ajar | Rencana Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berbasis Cinta Fase C (Kelas 5 dan 6 MI)
Dalam rangka mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Ibtidaiyah, admin telah menyediakan perangkat pembelajaran lengkap untuk Fase C (Kelas 5 dan Kelas 6). Perangkat
Modul Ajar | Rencana Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berbasis Cinta Fase B (Kelas 3 dan 4 MI)
Dalam rangka mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Ibtidaiyah, kami menyediakan Modul Ajar dan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) khusus untuk Fase B (Kelas 3 dan
Modul Ajar | Rencana Pembelajaran Mendalam Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berbasis Cinta Fase A (Kelas 1 dan 2 MI)
Dalam rangka mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Ibtidaiyah, Kami menyediakan Modul Ajar dan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) khusus untuk Fase A (Kelas 1 dan
Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Ketika mendengar istilah "keamanan sekolah", pikiran kita sering kali langsung tertuju pada isu kekerasan fisik atau perundungan ( bullying ). Namun, sebuah peraturan baru telah hadir u
Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 Tentang Standar Proses Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah
Sebuah peraturan menteri baru tentang Standar Proses Pendidikan baru saja diterbitkan. Di balik nama resminya—Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026—dokumen ini secara diam-diam

